Jumat, 25 November 2022

Bersahabat Dengan Musuh


Musuh kita biasa kita sebut pendengki. Si pendengki akan selalu iri hati dan tak akan pernah bisa tenang jika melihat orang lain bisa melebihi dirinya dari segi kenikmatan dan kelebihan yang didapatkan. Ciri lainnya adalah orang pendengki senang melihat orang lain dalam kesusahan. Jika kita membalas juga apa yang dilakukan pendengki maka tidak ada bedanyalah kita dengan mereka. Tujuan akhir mereka dan kepuasan terbesar mereka adalah melihat kita benar-benar kalah dan hancur. Intinya di mata musuh, kita tidak akan ada baiknya dan kebaikan kita adalah keburukan mereka. Sehingga bagaimana cara menghadapi para pendengki atau musuh itu? Salah satu caranya adalah jangan pernah bersahabat dengan mereka. Jangan pedulikan sikap mereka. Jangan dengarkan kata-kata mereka. Ibarat pepatah "Anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu!"


Seorang manusia yang mencintai sastra , lahir dan dibesarkan di Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

0 comments:

Posting Komentar

Hubungi Saya

Telepon :

+628**********

Alamat :

Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur
Indonesia

Email :

fidelnarnia01@gmail.com

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Resensi Buku "Cinta Tak Kenal Batas Waktu"

Judul : Cinta Tak Kenal Batas Waktu Penulis : Wulan Murti Penerbit : Senja ...