RESENSI BUKU SEIKHLAS AWAN MENCINTAI
HUJAN
|
Judul |
: Seikhlas
Awan Mencintai Hujan |
|
Penulis |
: patahan.ranting |
|
Penerbit |
: PT Bintang
Wahyu |
|
Kategori |
: Pengembangan
Diri |
|
Tahun Terbit
|
: 2022 |
|
Jumlah
halaman |
: viii + 164
halaman |
|
Ukuran buku |
: 13 x 19 cm |
|
Harga buku |
: Rp.77.000,00 |
|
Cetakan ke |
: III |
|
ISBN |
: 978-602-6320-83-4 |
Buku bergenre self improvement ini berisi total 62 sajak yang menggambarkan rasa kehilangan dan juga rasa patah hati yang mendalam seseorang kepada orang yang dicintainya dalam waktu lama. Begitu banyak kenangan dalam hubungan mereka namun karena satu alasan orang tersebut pergi meninggalkan pasangannya tersebut. Alih-alih sakit hati dan berdendam hati karena ditinggalkan oleh orang yang dicintainya itu,kita harus mengikhlaskannya untuk pergi dan berdoa agar dia dalam keadaan baik-baik saja dan selalu bahagia dalam hidupnya. Setidaknya itulah yang ingin disampaikan penulis dan ditangkap oleh saya pribadi setelah membaca buku ini.
Tentu
sebagai seorang yang sudah cukup dewasa yang pernah menjalin hubungan dengan
seseorang pasti akan relate dengan buku ini karena bisa merasakan apa yang
dirasakan orang yang diceritakan dalam buku ini. Membaca buku ini seakan kita
dibawa ke dalam perasaan yang sangat mendalam ketika orang tersebut sangat
mencintai pasangannya, namun orang itu harus pergi dan tentu saja rasa sakit
hati itu ada namun penulis mengajak untuk selalu move on dan terus menata hidup
kita ke depan.Setidaknya itulah yang saya tangkap setelah membaca buku ini.
Bab
favorit saya dalam buku ini adalah pada bab 20 dengan judul "Maaf",
terdapat penggalan sajak "Jika bersamaku adalah beban bagimu, pergilah.
Kau harus tak harus bertanggung jawab atas patah hatiku. Perihal bagaimana aku
setelah ini, kau tak usah peduli. Lukaku bagianku, bahagiamu keinginanku".
Seperti yang saya sudah jelaskan di atas, daripada kita sakit hati dan dendam
dengan orang yang pernah meninggalkan kita, kita harus ikhlas dan selalu berdoa
agar dia selalu bahagia dan tetap dalam keadaan baik-baik saja.
Kelebihan
buku: diksi yang digunakan mudah dicerna dan dimengerti. Penulis tidak
perlu menggunakan kata-kata kiasan yang berlebihan, dengan menggunakan
kata-kata yang sederhana saja dia mampu menyampaikan makna dari tulisannya
dengan sangat jelas dan mendalam. Cover buku juga menarik sehingga membuat
pembaca tertarik pula membacanya.
Kekurangan
buku : kurangnya ilustrasi berupa gambar atau karikatur guna menjelaskan
sajak per bab, sehingga isi buku terkesan lebih menarik lagi untuk dibaca.
Sajak-sajak yang disajikan per bab agak singkat, harusnya ditambahkan beberapa
kata lain yang mewakili isi bab.


0 comments:
Posting Komentar